TIPS CARA MENGISI BENSIN/BAHAN BAKAR KENDARAAN ANDA
Seorang teman mengirimkan catatan seperti tertulis di bawah ini:
Saya tidak tahu berapa sebenarnya anda membayar saat mengisi bensin tetapi di sini, di Durban, harga bahan bakar juga mahal. Saya telah bekerja di bidang bahan bakar/bensin selama 31 tahun, sehingga saya bisa memberikan beberapa cara agar uang anda menjadi lebih berharga untuk setiap liter bahan bakar yang anda beli.
Di Marian Hill Pipeline tempat saya bekerja di Durban, dalam waktu 24 jam kami
memompakan/menyalurkan kurang lebih 4 juta liter.
Satu hari solar, hari berikutnya bahan bakar pesawat jet dan bensin, LRP dan Unleaded. Kami di sini mempunyai tanki penyimpanan sebanyak 34 dengan kapasitas seluruhnya 16.800.000 liter.
BELILAH BAHAN BAKAR ATAU ISILAH MOBIL ATAU MOTOR ANDA DENGAN
BAHAN BAKAR PADA WAKTU HARI MASIH PAGI KETIKA TEMPERATUR TANAH
MASIH DINGIN.
Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.
Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan mengembang. Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari. Sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli.
Dalam business perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan ganti rugi/kompensasi karena temperatur.
SALAH SATU YANG PALING PENTING ADALAH ISI BAHAN BAKAR SAAT TANKI KENDARAAN ANDA MASIH SETENGAH PENUH.
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang mengapung yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi. Tidak seperti SPBU, tempat saya bekerja di sini setiap truck yang kami muati ada ganti rugi/kompensasi karena temperatur, sehingga setiap liter yang dibeli jumlahnya benar-benar sesuai/tepat.
YANG PERLU DIINGAT LAGI, JANGAN ISI BENSIN JIKA ADA TRUK BAHAN BAKAR
SEDANG MENGISI TANKI PENYIMPANAN
Hampir pasti bensin/solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.
Saya berharap hal ini akan menolong anda untuk mendapatkan nilai yang maksimal dari rupiah yang anda gunakan untuk membeli bensin.
BAGIKAN TIPS INI KEPADA YANG LAIN! MARI KITA SALING BERBAGI INFORMASI
UNTUK KEPENTINGAN BERSAMA, UNTUK KEBAIKAN MANUSIA.
22 Juli, 2008
18 Juli, 2008
15 Istilah Tentang 2 Hati
Pernahkan saat hang out dengan teman-teman dan membahas tentang masalah seputar seks dan pola bercinta, anda tak mengetahui apa yang mereka bicarakan atau merasa tak familiar dengan istilah yang mereka lontarkan? Bahkan mungkin saat anda ngobrol dengan kekasih dan dia meminta sesuatu dengan istilah seks yang terasa asing bagi anda. Mau bertanya tapi malu ditertawain dan dibilang telmi? So, don't worry, berikut ini ada beberapa istilah seks yang patut anda ketahui.
1. Anilingus
Istilah ini berhubungan dengan oral sex di seputar anus. Namun tetap harus anda ingat anilingus sangat beresiko, karena berhubungan seks melalui anus sangat rentan terhadap bakteri dan mudah menyebarkan infeksi.
2. Barebacking
Barebacking melibatkan sexual penetration tanpa menggunakan alat pengaman (kondom). Istilah ini biasanya berhubungan dengan hubungan seks anal dan vaginal seks.
3. BDSM
BDSM adalah acronim dari Bondage and Discipline, Sadism and Masochism. Istilah ini berkaitan dengan penggabungan praktek seksual yang melibatkan rasa sakit dan unsur-unsur kekerasan saat berhubungan seks, melukai pasangan atau diri sendiri untuk mencapai kepuasan saat berhubungan seks.
4. Bukkake
Bukkake berhubungan dengan "facial," istilah ini berkait dengan ejakulasi pada wajah wanita. Bukkake merupakan tindakan dimana pria berejakulasi di wajah pasangannya, aksi seperti ini banyak kita jumpai di film-film blue produksi Jepang.
5. Dental dam
Istilah ini biasanya sering kita jumpai pada oral seks wanita, sebuah dental dam biasanya terbuat dari sheer latex dan digunakan sebagai sebuah pelindung seks cunnilingus. Cunnilingus ialah memberikan perangsangan pada alat kelamin wanita dengan menggunakan lidah pada Miss. V.
6. Dirty Sanchez
Istilah yang merujuk pada praktek seks yang jarang sekali bisa membuat seseorang berselera untuk melakukannya.
1. berhubungan seks dimana seorang wanita mengoral organ seks pasangannya setelah terlebih dahulu melakukan anal seks.
2. Melap Mr. P atau tangan anda dengan 'miliiknya' setelah sebelumnya dimasukkan di anusnya. Seperti halnya anilingus, Dirty Sanchez beresiko tinggi dan dengan mudah menyebarkan infeksi karena bakteri yang terdapat di anus.
7. Edgeplay
Edgeplay, sesuatu yang diasumsikan sebagi sebuah perilaku seksual yang berbahaya dan beresiko.
8. Felching
Felching yaitu ejakulasi secara tiba-tiba ke anus wanita dan menghisap dan menjilat air mani yang keluar.
9. Frottage
Sebuah istilah yang mewakili perilaku seksual yang lebih halus dibanding perilaku seksual sebelumnya. Frottage merujuk pada sebuah gerakan saling menggosok untuk meraih kenimatan seksual tanpa sekalipun melakukan penetrasi. Frottage juga disebut dry humping.
10. Pearl necklace
Istilah yang diberikan saat seorang pria berejakulasi disekitar atau didekat leher wanita dan membentuknya menyerupai kalung mutiara pearl necklace.
11. Pudendum (pudenda)
Istilah yang digunakan untuk menyebut organ genital luar wanita: vulva
12. Queef
Queef berhubungan dengan kentut pada vagina. Kadang, saat Mr. P menjelajah keluar masuk Ms V secara berkala, udara akan terjebak dalam dinding Ms. V yang memicu udara keluar, bisanya dikenal dengan kentut. Tak seperti model anal seks, Queef tak menyebabkan bau, dan tidak terlalu beresiko menyebarkan bakteri.
13. Shrimping
Tak semua orang menyukai atau menyertakan gaya bercinta model ini, shrimping, merujuk pada tindakan menghisap dan menjilat jari-jari kaki pasangan sebelum atau sesudah berhubungan seks. Memang tak semua pasangan menyukai hal ini, namun wanita menyukai kaki mereka disentuh, dipijat, bahkan dihisap ataupun dijilat. Beranggapan bahwa kaki mereka benar-benar bersih, para wanita mengaku jika mereka menyukai pasangan mereka lebih memperhatikan telapak kaki, tumit maupun jari-jari kaki mereka, menggelitiknya dan membuatnya kegirangan, karena rasa sensitif pada jari-jari dan telapak kaki.
14. Smegma
Substansi yang menyerupai dadih berwarna putih yang keluar melalui kelenjar sebaceous pada Mr. P yang terkumpul dibawah kulup zakar penis pria yang tak sunat. Sedikit sekali jumlah dari susbtasi tersebut yang berguna untuk penis, biasanya substansi ini terdapat pada Mr. P yang jarang dibersihkan.
15. Snowballing
Seringkali seks oral disebut sebagai bagian proses foreplay. Dimana melibatkan alat kelamin dan mulut. Seks oral bagi wanita disebut dengan cunnilingus. Cunnilingus ialah memberikan perangsangan pada alat kelamin wanita dengan menggunakan lidah pada Ms. V. Sementara seks oral bagi pria disebut dengan fellatio. Fellatio adalah memberikan perangsangan pad Mr.P dengan cara diisap, dijilat dan dicium.
Snowballing, sebuah istilah dimana wanita melakukan fellatio pada pria dan dia berejakulasi, wanita akan menjaga cairan yang keluar saat ejakulasi dalam mulutnya dan mulai menciumnya. Saat berciuman, cairan akan saling berpindah dari mulut wanita ke pria, sampai salah satu menelan cairan tersebut. (askmen/rita)
1. Anilingus
Istilah ini berhubungan dengan oral sex di seputar anus. Namun tetap harus anda ingat anilingus sangat beresiko, karena berhubungan seks melalui anus sangat rentan terhadap bakteri dan mudah menyebarkan infeksi.
2. Barebacking
Barebacking melibatkan sexual penetration tanpa menggunakan alat pengaman (kondom). Istilah ini biasanya berhubungan dengan hubungan seks anal dan vaginal seks.
3. BDSM
BDSM adalah acronim dari Bondage and Discipline, Sadism and Masochism. Istilah ini berkaitan dengan penggabungan praktek seksual yang melibatkan rasa sakit dan unsur-unsur kekerasan saat berhubungan seks, melukai pasangan atau diri sendiri untuk mencapai kepuasan saat berhubungan seks.
4. Bukkake
Bukkake berhubungan dengan "facial," istilah ini berkait dengan ejakulasi pada wajah wanita. Bukkake merupakan tindakan dimana pria berejakulasi di wajah pasangannya, aksi seperti ini banyak kita jumpai di film-film blue produksi Jepang.
5. Dental dam
Istilah ini biasanya sering kita jumpai pada oral seks wanita, sebuah dental dam biasanya terbuat dari sheer latex dan digunakan sebagai sebuah pelindung seks cunnilingus. Cunnilingus ialah memberikan perangsangan pada alat kelamin wanita dengan menggunakan lidah pada Miss. V.
6. Dirty Sanchez
Istilah yang merujuk pada praktek seks yang jarang sekali bisa membuat seseorang berselera untuk melakukannya.
1. berhubungan seks dimana seorang wanita mengoral organ seks pasangannya setelah terlebih dahulu melakukan anal seks.
2. Melap Mr. P atau tangan anda dengan 'miliiknya' setelah sebelumnya dimasukkan di anusnya. Seperti halnya anilingus, Dirty Sanchez beresiko tinggi dan dengan mudah menyebarkan infeksi karena bakteri yang terdapat di anus.
7. Edgeplay
Edgeplay, sesuatu yang diasumsikan sebagi sebuah perilaku seksual yang berbahaya dan beresiko.
8. Felching
Felching yaitu ejakulasi secara tiba-tiba ke anus wanita dan menghisap dan menjilat air mani yang keluar.
9. Frottage
Sebuah istilah yang mewakili perilaku seksual yang lebih halus dibanding perilaku seksual sebelumnya. Frottage merujuk pada sebuah gerakan saling menggosok untuk meraih kenimatan seksual tanpa sekalipun melakukan penetrasi. Frottage juga disebut dry humping.
10. Pearl necklace
Istilah yang diberikan saat seorang pria berejakulasi disekitar atau didekat leher wanita dan membentuknya menyerupai kalung mutiara pearl necklace.
11. Pudendum (pudenda)
Istilah yang digunakan untuk menyebut organ genital luar wanita: vulva
12. Queef
Queef berhubungan dengan kentut pada vagina. Kadang, saat Mr. P menjelajah keluar masuk Ms V secara berkala, udara akan terjebak dalam dinding Ms. V yang memicu udara keluar, bisanya dikenal dengan kentut. Tak seperti model anal seks, Queef tak menyebabkan bau, dan tidak terlalu beresiko menyebarkan bakteri.
13. Shrimping
Tak semua orang menyukai atau menyertakan gaya bercinta model ini, shrimping, merujuk pada tindakan menghisap dan menjilat jari-jari kaki pasangan sebelum atau sesudah berhubungan seks. Memang tak semua pasangan menyukai hal ini, namun wanita menyukai kaki mereka disentuh, dipijat, bahkan dihisap ataupun dijilat. Beranggapan bahwa kaki mereka benar-benar bersih, para wanita mengaku jika mereka menyukai pasangan mereka lebih memperhatikan telapak kaki, tumit maupun jari-jari kaki mereka, menggelitiknya dan membuatnya kegirangan, karena rasa sensitif pada jari-jari dan telapak kaki.
14. Smegma
Substansi yang menyerupai dadih berwarna putih yang keluar melalui kelenjar sebaceous pada Mr. P yang terkumpul dibawah kulup zakar penis pria yang tak sunat. Sedikit sekali jumlah dari susbtasi tersebut yang berguna untuk penis, biasanya substansi ini terdapat pada Mr. P yang jarang dibersihkan.
15. Snowballing
Seringkali seks oral disebut sebagai bagian proses foreplay. Dimana melibatkan alat kelamin dan mulut. Seks oral bagi wanita disebut dengan cunnilingus. Cunnilingus ialah memberikan perangsangan pada alat kelamin wanita dengan menggunakan lidah pada Ms. V. Sementara seks oral bagi pria disebut dengan fellatio. Fellatio adalah memberikan perangsangan pad Mr.P dengan cara diisap, dijilat dan dicium.
Snowballing, sebuah istilah dimana wanita melakukan fellatio pada pria dan dia berejakulasi, wanita akan menjaga cairan yang keluar saat ejakulasi dalam mulutnya dan mulai menciumnya. Saat berciuman, cairan akan saling berpindah dari mulut wanita ke pria, sampai salah satu menelan cairan tersebut. (askmen/rita)
Konsultasi Tentang 2hati
Posisi ketika dalam berhubungan seksual memang berpengaruh pada kenikmatan seksual. Itulah sebabnya mengapa tips-tips gaya bercinta Kamasutra sangat populer, karena memang memberi dampak yang luar biasa ketika berhubungan intim. Karena itu, jika ada permasalahan tentang posisi, jangan sampai tidak dikomunikasikan.
Masalah:
Saya seorang istri berusia 30 tahun dan suami saya berusia 37 tahun. Kami berumah tangga sudah 8 tahun. Permasalahan yang kami hadapi adalah:
(1) Suami saya bilang kalau posisi dia di atas, vagina saya terasa longgar dan tidak merasa ada jepitannya. Apakah ada yang salah dengan vagina saya? apakah hal ini sama dialami oleh wanita lain?
(2) Kalau posisi suami di atas, dia cepat mencapai ejakulasi. Tetapi jika posisi dia di bawah bisa bertahan sampai saya mencapai orgasme namun dia mengatakan terasa lebih nikmat jika dia di atas. Maunya dia di atas tetapi bisa bertahan sampai saya orgasme padahal kalau dia di atas, saya kurang merasakan kenikmatan bercinta.
Pertanyaannya: Bagaimana caranya agar saya bisa merasakan nikmat sekaligus vagina saya tidak terasa longgar dan suami dapat bertahan hingga saya mencapai orgasme.
Terima kasih Redaksi yang terhormat, semoga jawaban dari Redaksi dapat juga memberikan solusi bagi pembaca lainnya yang masih malu bertanya.
Jawab:
Ibu yang baik, permasalahan Anda memang umum dihadapi oleh setiap pasangan. Posisi memang menentukan prestasi hubungan seksual, meski bukan faktor satu-satunya. Posisi yang benar dan dinikmati kedua belah pihak, akan memacu hubungan yang lebih mendalam, dan kenikmatan yang lebih puncak.
Mengenai posisi pria di atas, memang ada risikonya. Banyak konselor yang memang menganjurkan agar pria tidak mengambil posisi di atas ketika berhubungan intim. Hal ini karena, ketika berada di atas, pria dalam posisi dominan, yang akibatnya, membuat dirinya lebih fokus sekaligus dalam posisi yang "lemah". Posisi di atas membuat pria akan lebih cepat mencapai orgasme. Hal ini karena dia yang memegang kendali, sehingga dia juga yang tahu bagaimana pola "cangkulan" yang sangat menyenangkan dia. Posisi di atas membuat si pria dapat mengelola kenikmatan sendiri, sehingga otomatis menerima rangsangan yang lebih daripada pasangannya. Kemudian, posisi di atas juga membuat sperma akan lebih gampang untuk keluar. Kita ingat prinsip air, yang selalu mencari tempat lebih rendah. Nah, dua faktor itulah yang membuat pria lebih gampang ejakulasi dan atau orgasme ketika berada di atas pasangannya.
Sebaliknya, posisi wanita di atas akan sangat menguntungkan pria. Karena wanita yang di atas, wanita akan lebih dominan untuk mengarahkan posisi penis sesuai keinginannya. Wanita yang aktif, yang membuat dia akan menerima rangsangan lebih. Wanita yang bergerak, membuat posisi penis seakan pasif, sehingga bagi pria, berada di bawah akan terasa kurang nikmat. Padahal, berada di bawah akan memberi kesempatan pada si wanita yang di atas untuk mendapatkan orgasme terlebih dahulu.
Karena itu, banyak konselor yang menganjurkan untuk memulai hubungan dengan memakai pola bawah-atas bagi pria. Artinya, dia berada di bawah sampai pasangannya orgasme, dan mengubah posisi itu kemudian untuk mendapatkan orgasmenya.
Mengenai posisi ibu yang di atas membuat vagina terasa longgar, hal itu sebenarnya tidak terlalu beralasan. Kelonggaran itu lebih disebabkan posisi penis yang pasif, yang tidak bergerak, dan menerima rangsangan tak penuh. Ini akan berbeda jika penis yang aktif dan berada di atas.
Namun, apa pun alasannya, keluhan suami layak ditanggapi. Barangkali, dengan pemanasan yang tidak terlalu lama, teknik mengejan yang dipraktekkan saat ibu berada di atas, dan sedikit penekanan di saat berhubungan seksual, akan sangat membantu suami yang berada di bawah merasakan "gigitan" vagina.
Selain itu, ibu juga bisa mencoba cara lain. Misalnya, memberi ganjal di bagian bokong suami, sehingga posisi penis akan lebih tinggi daripada pinggangnya. Hal ini akan membuat penis menerima rangsangan yang lebih meskipun berada di bawah. Perubahan posisi juga dapat ibu lakukan, tak hanya posisi atas bawah. Berhubungan intim dengan berdiri, duduk di bibir meja, menyamping, atau modifikasi posisi di bawah dengan pelipatan kaki, akan juga membawa perubahan yang berarti.
Masalah:
Saya seorang istri berusia 30 tahun dan suami saya berusia 37 tahun. Kami berumah tangga sudah 8 tahun. Permasalahan yang kami hadapi adalah:
(1) Suami saya bilang kalau posisi dia di atas, vagina saya terasa longgar dan tidak merasa ada jepitannya. Apakah ada yang salah dengan vagina saya? apakah hal ini sama dialami oleh wanita lain?
(2) Kalau posisi suami di atas, dia cepat mencapai ejakulasi. Tetapi jika posisi dia di bawah bisa bertahan sampai saya mencapai orgasme namun dia mengatakan terasa lebih nikmat jika dia di atas. Maunya dia di atas tetapi bisa bertahan sampai saya orgasme padahal kalau dia di atas, saya kurang merasakan kenikmatan bercinta.
Pertanyaannya: Bagaimana caranya agar saya bisa merasakan nikmat sekaligus vagina saya tidak terasa longgar dan suami dapat bertahan hingga saya mencapai orgasme.
Terima kasih Redaksi yang terhormat, semoga jawaban dari Redaksi dapat juga memberikan solusi bagi pembaca lainnya yang masih malu bertanya.
Jawab:
Ibu yang baik, permasalahan Anda memang umum dihadapi oleh setiap pasangan. Posisi memang menentukan prestasi hubungan seksual, meski bukan faktor satu-satunya. Posisi yang benar dan dinikmati kedua belah pihak, akan memacu hubungan yang lebih mendalam, dan kenikmatan yang lebih puncak.
Mengenai posisi pria di atas, memang ada risikonya. Banyak konselor yang memang menganjurkan agar pria tidak mengambil posisi di atas ketika berhubungan intim. Hal ini karena, ketika berada di atas, pria dalam posisi dominan, yang akibatnya, membuat dirinya lebih fokus sekaligus dalam posisi yang "lemah". Posisi di atas membuat pria akan lebih cepat mencapai orgasme. Hal ini karena dia yang memegang kendali, sehingga dia juga yang tahu bagaimana pola "cangkulan" yang sangat menyenangkan dia. Posisi di atas membuat si pria dapat mengelola kenikmatan sendiri, sehingga otomatis menerima rangsangan yang lebih daripada pasangannya. Kemudian, posisi di atas juga membuat sperma akan lebih gampang untuk keluar. Kita ingat prinsip air, yang selalu mencari tempat lebih rendah. Nah, dua faktor itulah yang membuat pria lebih gampang ejakulasi dan atau orgasme ketika berada di atas pasangannya.
Sebaliknya, posisi wanita di atas akan sangat menguntungkan pria. Karena wanita yang di atas, wanita akan lebih dominan untuk mengarahkan posisi penis sesuai keinginannya. Wanita yang aktif, yang membuat dia akan menerima rangsangan lebih. Wanita yang bergerak, membuat posisi penis seakan pasif, sehingga bagi pria, berada di bawah akan terasa kurang nikmat. Padahal, berada di bawah akan memberi kesempatan pada si wanita yang di atas untuk mendapatkan orgasme terlebih dahulu.
Karena itu, banyak konselor yang menganjurkan untuk memulai hubungan dengan memakai pola bawah-atas bagi pria. Artinya, dia berada di bawah sampai pasangannya orgasme, dan mengubah posisi itu kemudian untuk mendapatkan orgasmenya.
Mengenai posisi ibu yang di atas membuat vagina terasa longgar, hal itu sebenarnya tidak terlalu beralasan. Kelonggaran itu lebih disebabkan posisi penis yang pasif, yang tidak bergerak, dan menerima rangsangan tak penuh. Ini akan berbeda jika penis yang aktif dan berada di atas.
Namun, apa pun alasannya, keluhan suami layak ditanggapi. Barangkali, dengan pemanasan yang tidak terlalu lama, teknik mengejan yang dipraktekkan saat ibu berada di atas, dan sedikit penekanan di saat berhubungan seksual, akan sangat membantu suami yang berada di bawah merasakan "gigitan" vagina.
Selain itu, ibu juga bisa mencoba cara lain. Misalnya, memberi ganjal di bagian bokong suami, sehingga posisi penis akan lebih tinggi daripada pinggangnya. Hal ini akan membuat penis menerima rangsangan yang lebih meskipun berada di bawah. Perubahan posisi juga dapat ibu lakukan, tak hanya posisi atas bawah. Berhubungan intim dengan berdiri, duduk di bibir meja, menyamping, atau modifikasi posisi di bawah dengan pelipatan kaki, akan juga membawa perubahan yang berarti.
15 Juli, 2008
Safety Dalam Berkendaraan
Kiat-Kiat Untuk Keselamatan Dalam Berkendaraan Motor Diantaranya :
1.) Memastikan pemeriksaan kendaraan anda, Bahwa kendaraan Anda siap Pakai.
2.) Memastikan bahwa anda bisa mengendarai kendaraan yang akan dipakai & Anda Juga
harus menyiapkan perlengkapan yang harus dipakai serta anda memiliki SIM.
3.) Melatih pengendara yang kurang baik.
PEDOMAN UNTUK EVALUASI DEFENSIVE DRIVING DARI MEMBER
1. Pre- Trip Inspection
2. Pengunaan Sabuk Pengaman
3. Penempatan Mobil dijalan
- Kontrol Kecepatan
- Tetap berada dijalurnya
- Jarak mengikuti yang selamat
- Menyalip
- Dipersimpangan
- Berbelok
- Mundur
- Berhenti/Parkir
4. Menjaga Kewaspadaan
- Aim high in steering (Periksa jauh didepan anda)
- Get the big picture (Periksa di sekitar anda)
- Keep eyes moving
- Let yourself an out (Waspada untuk tidak terjebak dalam bahaya)
- Make them know you (Yakinkan yang lain mengetahui anda bergerak disana)
Sumber : Artikel GEM-GAE
Langganan:
Postingan (Atom)
Live Key. Computer
Menyediakan HardWare, SoftWare dan Networking ( 021 ) 322-124-81
Menyediakan HardWare, SoftWare dan Networking ( 021 ) 322-124-81
