18 Juli, 2008

Konsultasi Tentang 2hati

Posisi ketika dalam berhubungan seksual memang berpengaruh pada kenikmatan seksual. Itulah sebabnya mengapa tips-tips gaya bercinta Kamasutra sangat populer, karena memang memberi dampak yang luar biasa ketika berhubungan intim. Karena itu, jika ada permasalahan tentang posisi, jangan sampai tidak dikomunikasikan.

Masalah:

Saya seorang istri berusia 30 tahun dan suami saya berusia 37 tahun. Kami berumah tangga sudah 8 tahun. Permasalahan yang kami hadapi adalah:

(1) Suami saya bilang kalau posisi dia di atas, vagina saya terasa longgar dan tidak merasa ada jepitannya. Apakah ada yang salah dengan vagina saya? apakah hal ini sama dialami oleh wanita lain?

(2) Kalau posisi suami di atas, dia cepat mencapai ejakulasi. Tetapi jika posisi dia di bawah bisa bertahan sampai saya mencapai orgasme namun dia mengatakan terasa lebih nikmat jika dia di atas. Maunya dia di atas tetapi bisa bertahan sampai saya orgasme padahal kalau dia di atas, saya kurang merasakan kenikmatan bercinta.

Pertanyaannya: Bagaimana caranya agar saya bisa merasakan nikmat sekaligus vagina saya tidak terasa longgar dan suami dapat bertahan hingga saya mencapai orgasme.

Terima kasih Redaksi yang terhormat, semoga jawaban dari Redaksi dapat juga memberikan solusi bagi pembaca lainnya yang masih malu bertanya.



Jawab:

Ibu yang baik, permasalahan Anda memang umum dihadapi oleh setiap pasangan. Posisi memang menentukan prestasi hubungan seksual, meski bukan faktor satu-satunya. Posisi yang benar dan dinikmati kedua belah pihak, akan memacu hubungan yang lebih mendalam, dan kenikmatan yang lebih puncak.

Mengenai posisi pria di atas, memang ada risikonya. Banyak konselor yang memang menganjurkan agar pria tidak mengambil posisi di atas ketika berhubungan intim. Hal ini karena, ketika berada di atas, pria dalam posisi dominan, yang akibatnya, membuat dirinya lebih fokus sekaligus dalam posisi yang "lemah". Posisi di atas membuat pria akan lebih cepat mencapai orgasme. Hal ini karena dia yang memegang kendali, sehingga dia juga yang tahu bagaimana pola "cangkulan" yang sangat menyenangkan dia. Posisi di atas membuat si pria dapat mengelola kenikmatan sendiri, sehingga otomatis menerima rangsangan yang lebih daripada pasangannya. Kemudian, posisi di atas juga membuat sperma akan lebih gampang untuk keluar. Kita ingat prinsip air, yang selalu mencari tempat lebih rendah. Nah, dua faktor itulah yang membuat pria lebih gampang ejakulasi dan atau orgasme ketika berada di atas pasangannya.

Sebaliknya, posisi wanita di atas akan sangat menguntungkan pria. Karena wanita yang di atas, wanita akan lebih dominan untuk mengarahkan posisi penis sesuai keinginannya. Wanita yang aktif, yang membuat dia akan menerima rangsangan lebih. Wanita yang bergerak, membuat posisi penis seakan pasif, sehingga bagi pria, berada di bawah akan terasa kurang nikmat. Padahal, berada di bawah akan memberi kesempatan pada si wanita yang di atas untuk mendapatkan orgasme terlebih dahulu.

Karena itu, banyak konselor yang menganjurkan untuk memulai hubungan dengan memakai pola bawah-atas bagi pria. Artinya, dia berada di bawah sampai pasangannya orgasme, dan mengubah posisi itu kemudian untuk mendapatkan orgasmenya.

Mengenai posisi ibu yang di atas membuat vagina terasa longgar, hal itu sebenarnya tidak terlalu beralasan. Kelonggaran itu lebih disebabkan posisi penis yang pasif, yang tidak bergerak, dan menerima rangsangan tak penuh. Ini akan berbeda jika penis yang aktif dan berada di atas.

Namun, apa pun alasannya, keluhan suami layak ditanggapi. Barangkali, dengan pemanasan yang tidak terlalu lama, teknik mengejan yang dipraktekkan saat ibu berada di atas, dan sedikit penekanan di saat berhubungan seksual, akan sangat membantu suami yang berada di bawah merasakan "gigitan" vagina.

Selain itu, ibu juga bisa mencoba cara lain. Misalnya, memberi ganjal di bagian bokong suami, sehingga posisi penis akan lebih tinggi daripada pinggangnya. Hal ini akan membuat penis menerima rangsangan yang lebih meskipun berada di bawah. Perubahan posisi juga dapat ibu lakukan, tak hanya posisi atas bawah. Berhubungan intim dengan berdiri, duduk di bibir meja, menyamping, atau modifikasi posisi di bawah dengan pelipatan kaki, akan juga membawa perubahan yang berarti.

Tidak ada komentar:

Live Key. Computer

Menyediakan HardWare, SoftWare dan Networking ( 021 ) 322-124-81